Investasi Kripto dan Blockchain di Singapura Melonjak Tajam
| Img: Freepick |
Saat ini investasi kripto dan blockchain di Singapura melonjak tajam lebih dari 10 kali lipat pada tahun lalu. Hal ini merupakan rekor tertinggi sekaligus memperkuat anggapan Singapura sebagai negara hub-crypto sebagai aset digital.
Berdasarkan laporan KPMG, terdapat 82 kesepakatan terkait cryptocurrency yang bernilai US$1,48 miliar atau setara dengan Rp21,2 triliun, meningkat US110 juta pada 2020 lalu.
KPMG juga memprediksi bahwa investasi crypto di Singapura sampai saat ini terus meningkat meski otoritas setempat menaruh perhatian lebih. Tak lepas dari itu, bank sentral Singapura bahkan mengimbau perusahaan kripto untuk menahan iklan besar-besaran. Alhasil, proses perizinan untuk membuka bisnis berbasis cryptocurrency di Singapura menahan beberapa nama perusahaan ragu untuk mendaftarkan jual-beli.
"Cryptocurrency dan blockchain diperkirakan masih menjadi topik hangat dalam investasi di 2022, dengan lebih banyak firma crypto sambil berharap regulasi yang jelas untuk memantau aktivitas dan perkembangan," kata pemimpin Global Fintech di KPMG International, Anton Ruddenklau.
Beliau menyampaikan sebagian besar transaksi crypto dan blockchain tahun lalu ada di sektor jual-beli perangkat lunak dan infrastruktur.
Anton menegaskan cryptocurrency dan blockchain turut menyumbang sepertiga dari keseluruhan investasi fintech di Singapura sekaligus menjadi yang terbesar kelima di negara tersebut.
Sumber: cnnindonesia